Cerita Sex Ku Memancing
Cerita Sex Ku Memancing

Cerita Sex Ku Memancing Dia Agar Ingin Berhubungan DenganKu

Posted on

Cerita Sex – Reva wanita muda yang berstatus sebagai surveyor dan mempunyai kerjaan sampingan sebagai wanita malam. Pada hari itu melakukan sex thresome dengan 2 pria didalam mobil kantornya.

Cerita Sex Ku Memancing

Pasang Iklan Pasang Iklan

Namaku Reva, aku berusia 23 tahun dan sudah bekerja. Aku bekerja di swalayan dekat dengan rumah. Dari lulus SMA aku langsung memutuskan untuk bekerja. Sebenarnya orangtuaku ingin menguliahkan aku, namun aku enggan. Aku sudah malas berfikir, pulang kerja bisa main tidak ada tugas kuliah atau apalah.

Aku memiliki tubuh langsing tinggi badanku 160 berkulit putih, rambut panjang hitam pekat. Karena aku tinggi kalau bekerja aku jarang pakai highheels, selain ribet aku terlihat semakin tinggi. Payudaraku montok,wajahku bersinar putih. Yang pasti make up ku tebal dan rapi, aku pandai menggunakan make up. Padahal Gaji yang aku dapat tidak banyak hanya 2,5 juta.

Hidup di Jakarta buat apa uang hanya 2.5 juta. Bagiku tidak cukup, tapi tetap aku jalani karena aku punya sampingan. Ini hanya dimata mereka saja biar aku terlihat bekerja tidak nganggur dirumah. Orangtua mampu memberiku uang jajan shopping tapi ya nggak banyak banget. Aku selalu merasa kurang karena trend hidup semakin beraneka ragam.

Aku juga pengen terlihat selalu cantik dengan pakaian yang aku pakai. Make up aksesoris dan tas yang branded tentunya. Semua yang aku pakai mendukung banget membuat aku terlihat semakin cantik. Aku bekerja di bagian pengecekan barang masuk saja. Setelah itu aku survey ke swalayan mengecek barang yang aku kirim dan stok yang masih ada.

Seringnya di lapangan kalau di kantor paling hanya 2 jam setiap hari aku jalani. Aku orang yang sportif dalam bekerja yang menjadi tanggung jawab aku pastinya tidak mungkin aku tinggalkan. Kalau sudah kelar pekerjaanku aku baru bekerja sampingan. Aku bekerja sebagai wanita malam yang dipanggil via telepon atau sms.

Berapapun yang diberikan aku pasti menerimanya,namun karena harga jualku tinggi aku juga patok tariff. Apalagi kalau udah ngeseks kebanyakan pria udah nggak kuat ngeladeni aku. Aku cewek hyperseks yang gairah nafsunya tinggi banget. Aku perawatan vagina juga di salon, dibersihin biar tetep wangi. Bikin makin ketagihan pria-pria hidung belang.

Ya sudah biasa menjadi hobiku sebelumnya kalau pergi ke salon, dulu waktu belum jadi pelacur aku sudah sering memanjakan diriku ke salon. Dari ujung rambut sampai ujung kaki semua aku rawat namanya juga dagangan. Harus tetep tampil segar dan menggairahkan agar pelanggan tetap setia sama aku. Sekali Ml dengan ku aku pasang tariff 3 juta, itu sudah termasuk hotel.

Ya dilihat dulu kalau memungkinkan lebih mahal ya pasti aku naikkan tariff permalamnya. Kalau bermalam pun paginya aku juga masih tetap kerja. Pengalamanku ini sangat menarik, aku mesum dengan sopir yang selalu mengantar aku untuk survey. Dan lebih parahnya sopir itu kebetulan membawa temannya sekalian untuk pulang bareng.

Malam itu sekaligus aku harus melayani dua orang. Kejadian itu terjadi karena aku juga tidak bisa menahan nafsu aku ketika melihat pak sopir. Rasanya udah pengen lepas baju dan celana seakan udah nggak tahan. Aku inget banget waktu itu jam 5 sore waktu pulang dari kantor namun aku harus mampir dulu ke swalayan yang belum aku survey.

Pak Dadang namanya dia sopir yang biasa mengantar aku kesana kemari. Padahal setiap hari udah sering ngantar aku namun entah kenapa malam itu berbeda. Usia pak Dadang kira-kira 37 tahun masih seger deh. Pak Dadang biasanya hanya memakai kaos atau kemeja pas kejadian itu dia memakai kaos putih tipis.

Mungkin dia tidak bawa baju ganti nggak taunya lembur dia hanya pakai kaos putih dalamannya saja. Waktu itu aku naik duduk di mobil depan bersandingan dengannya seperti biasa,

“mbak Reva nanti temanku mau nebeng nih, sampai di terminal? Boleh nggak mbak?dia mau pulang kampung kasihan mbak…”kata pak Dadang.

“hmmm..nggak papa sih pak kita kan hanya survey satu tujuan..”

BAca Juga : Cerita Sex Aku Ngent0t Dengan 0rang Lain Akibat SuamiKu Jauh

“beneran nih mbak?maksih ya mbak Reva…”

“iya pak sama-sama..”

Kita perjalanan sekitar 1 jam karena Jakarta macet walaupun udah ber-AC tetep aja gerah. Aku melepas rompiku dan hanya memakai tangtop hitam,

“lah kok lepas-lepassih mbak..?gerah ya?ini AC nya udah yang paling dingin lo mbak..”

“iya pak gerah banget serasa pengen telanjang…”

“ahh jangan dong mbak, masa iya mbak telanjang dihadapan saya?”

“ya nggak papalah pak sesekali bolehlah..”

Aku hanya bercanda namun ternyata ditanggapi serius oleh pak Dadang. Aku nggak tahu jika pak Dadang terus memandangiku. Dia melirikk payudaraku yang montok belahannya terlihat jelas. Karena macet dia melihat dengan tatapan yang mesum,

“jangan ngelihatin aku terus pak nanti Horny looohh….”

“iya mbak aku udah Horny banget nih…”

“apaan sih pak…”

Aku melirik pak Dadang dengan tajam bulu-bulu dadanya banyak aku suka bikin Horny. Aku lihat celana pak Dadang , wowww..penisnya sudah mulai tegak. Aku semakin tak sabar jalan yang macet tiba-tiba lancar kembali. Disepanjang perjalanan aku meremas penis pak Dadang. Tampakwajah pak Dadang meringis merasakan kenikmatan,

“ahhh…mbak Reva enak banget…ahh…”

“berhenti dong pak kalau enak dimana gitu kek…”

“saya cari tempat sepi dulu ya mbak..”

Pak Dadang tampaknya mencari tempat yang sepi, tempat itu tanah kosong di dekat SPBU. Aku berhenti disitu,

“pak Dadang maunya diapain? Sini pindah belakang dong pakk…”ucapku dengan manja.

Tanpa berkata-kata pak Dadang mendekati aku ke jok mobil belakang. Aku melepas baju tangtopku hingga bra dan celana dalam saja yang masih aku pakai. Pak Dadang begong lihat aku se sexy ini, aku terus membuatnya agar terus bergairah. Aku meremas-remas susuku hingga aku mendesah,

“ Ouhhhh… Sssshhh… Aaahhhhh….”

“ayolah pak mainin aku 5 menit ajah…”

Pak Dadang dengan semangat menyerbu payudaraku dengan tangannya. Remasanya keras bersemangat banget, mungkin dia sudah tidak bisa menahan kegemasannya melihat tubuhku. Aku ditidurkan di jok belakang dengan asyik pak Dadang meremas-remas,

“aaahhhh…akkkhhhhhhh pakk…akkkkhhh….”

Tangannya meremas hinggaaku tak tahan nikmat banget,

“lepas dong pak bra-nya ayo lepas, emut putting aku pak..ahhhhh…”

Bra sudah terlepas dia tampak memutar-mutar putting susuku biar menonjol. Agar nikmat ketika diemut dengan bibirnya. Terlihat kedua putingku dibuat kencang, tubuhku serasa terbang menikmati nafsu yang sangat tinggi,

“akkkhhh..terus pak terus akkkhhh…enak banget…nikmatt ooohhh……”

Putting susuku udah siap diemut pak Dadang, dia mengulum putting susuku. Lidahnya menjilat bagian putting yang hitam itu,

“aaaaahhhh…pakkk….ahhhhh….enak bangett…ooooohhhhhhhhh…oohh…”

Secara bergantian pak dadang mengulum putting susuku, tangannya asyik memutar puttingku,

“aaahhhhh….ahhhh……pak….akkkhhh….”

Aku terus mendesah hingga basah tak kuat dengan permainan pak Dadang. Kemudian dia turun kebawah hingga ke pusar dia membuat aku sangat Horny hingga melepas celana dalamku. Dia mulai beraksi setelah melihat memekku yang sangat wangi itu. Memek yang kenikmatannya tertutup dengan bulu-bulu kemaluan yang rimbun itu.

Jarinya bermain dengan sangat lincah dari atas hingga kebawah menyusuri memekku. Lipatan demi lipatan dia buka sesekali dia kecup dengan mesra. Tubuhku menggeliat manja seakan ingin terus berada dalam kegairahan pak Dadang,

“ooouuugghhhh..paakkk…ouughhh…ahhhh…..”

Dia menjilati selakangan dan memekku dari atas turun ke bawah, nikmatnya luar biasa,

“aaahhhh…ahhhh…lagi pak….ahhhhhh…..aaakkhh…….”

Aku terus meracau merasakan kenikmatan itu mataku terpejam “oooohhhh….”

Penis yang bikin aku penasaran itu dibuka olehnya dan ternyata sangat besar. Wow besar banget penis pak Dadang rasa-rasanya mantap banget. Aku sudah tidak sabar memintanya agar segera memasukkan penisnya ke dalam memekku. Ujung penisnya dia putar-putar dilubang memekku. Tubuhku bergetar serasa tak kuasa menahan kenafsuan ini.

Sedikit demi sedikit masuk ke dalam. Wajah pak Dadang berhadapan dengan wajahku aku enggan diciumnya. Dia menciumi putting susuku kembali, sambil penisnya bergoyang dengan nikmat. Goyangan penis yang besar itu serasa masuk mentok ke dalam. Semua batang penisnya masuk ke memekku, tekanan perlahan dia berikan,

“aaahhhh pakkk…ahhh..ppakkkk lagi pak masuk pak…ooohhh….”

Semakin aku mendesah pak Dadang semakin keras memasukkan penisnya. Mobil serasa bergoyang namun tak aku hiraukan yang penting aku bisa tuntas ngeseks dengan pak Dadang. Tiba-tiba ada orang masuk ke dalam mobil. Dan itu ternyata teman pak Dadang yang mau nebeng sampai terminal. Namanya Riski umur 30 tahunanlah masih terlihat muda.

Pintu mobi dibuka dan dia menyaksikan pak Dadang sedang asyik menggoyagkan penisnya di dalam memekku,

“ahhhhh…ahhh…”

Aku menarik pria itu masuk ke dalam, karena takut dilihat dari luar. Dia pun masuk dan aku tarik wajahnya agar mengulum putting ku yang dibiarkan begitu saja. Sementara pak Dadang asyik bergoyang maju mundur gerakannya,

“ooohhhh…ahhhh……..aahhh…pakkkk…”

Pria itu dengan sigap langsung mengulum putting susuku dengan sangat keras. Aku dimainkan dua orang secara bergantian. Ronde pertama pak Dadang yang lebih dulu merasakan memekku. Enak banget penis besarnya berkelana ke dalam memekku. Riski mengulum putting susuku kanan kiri bergantian, sesekali menciumi bibirku. Aku pun hanya diam karena masih muda aku mau diciumi bibirku,

“aahhh…terus pak..terus mas mainin aku aaakkhhh…..ahhhh….”

Tak lama kemudian pak Dadang memuncak sperma keluar dari penisnya. Dimasukkan ke dalam memekku terasa hangat dan nikmat,

“cccrooooootttt…cccroooottt……cccccrrrrooooooootttt……………..”

Riski masih aja terus mengulum putingku yang semakin menonjol itu,

“aaahhhh…..aaaaahhh…” desahan pak Dadang sepertinya sangat puas.

Pak Dadang membersihkan memekku dengan tisuu, Riski melepas semua pakaiannya. Dia telanjang dan langsung menuju memekku. Pak Dadang hanya mengelus susuku dengan lembut. Tampak dia kecapekan lemas karena mainnya sangat keras. Tanganya memutar-mutar putting susuku dengan keras , malam itu Horny tiada terkira.

Riski langsung menancapkan penisnya, karena masih sedikit basah terlihat sedikit mudah masuk ke memekku,

“aaaahhh…aaahhh…oouugghhh…..”

Atas bawah dimainkan aku tak kuasa menahan, sepertinya keluar cairan dari memekku sangat banyak. Itu aku masturbasi karena sangat Horny,

“oooohhh…ooohh……”

Riski menggerakan penisnya maju mundur terus semakin keras, pak Dadang mengulum putting susuku sungguh kerjasama yang sangat baik,

“ahhh…pakkk….ooouughhh…massss….ooohhh…..”

Desahanku untuk kedua pria yang telah memuaskan dan memainkan aku dengan senikmat mungkin. Mereka tampak sangat menikmati tubuhku. apalagi pak Dadang semangat banget melihat payudaraku yang besar itu, nggak tahan pengen diemut terus,

“aaaahhhh………”

Penis pak Dadang dihadapkan di wajahku yang merah merona. Dia menyuruh aku untuk mengulum penisnya. Aku kocok penis pak Dadang sembari mulutku terus mengulum penisnya. Rasanya penuh banget mulutku karena penis pak Dadang sangat besar. Aku kocok terus aku ciumi dan aku kulum sesekali aku tarik penisnya,

“aaaaahhh…mbak reva aaakkhhh….nikmat…”

Sperma pak Dadang keluar kembali di mulutku rasanya sangat memuaskan,

“aaahhhh….aaahhh…..”

“crroooot….crooooott…. crooooott….”

Mau nggak mau aku harus menelan sperma pak Dadang seluruhnya dan aku masih menjilati penisnya. Hingga dia melepaskan penisnya. Semenntara Riski memompa penisnya hingga keringat bercucuran , nikmat,

”aahhhhhhh….”

Penisnya keluar masuk hingga aku tak tahan. Tekanan penis Riski yang kuat membuat pantatku tergerak, aku mengangkat pantatku sedikit,

“aaahhhh…ahhhh…masss…lagiii aahhh…terusss mas aaakhhh…..”

Riski semakin cepat menekan maju mundir penisnya ku udah klimaks banget udah lemes banget,

Cerita Dewasa – “aaakkkkhhh…massssss….aakkkhhhhh….aahhhhh….”

Tidak lama kemudian sperma Riski keluar,

“Ccccoooooooooooottt…cccrrrooooooottt..cccrrooooott…”

Aku sangat lemas setelah sperma Riski keluar, tampak mereka sibuk menngunakan pakaiannya kembali. Pak Dadang kembali ke depan untuk menyetir kembali. Aku masih terkapar Riski memberrsihkan memekku dan menyuruhku menggunakan pakaian kembali. Malamitu pengalamanku ngeseks dengan dua orang, yaitu pak Dadang sopir yang biasa nganterin aku survey.

Riski teman pak Dadang yang mau nebeng sampai terminal itu akhirnya ikut ngeseks dengan aku. Karena ternyata sebelumnya pak Dadang sudah sms Riski bahwa dia akan menikmati tubuhku, mereka memang sudah saling menghubungi. Maka dari itu Riski langsung masuk ke dalam untuk merasakan pesta seks bersama aku. Setelah itu kita bertiga bertingkah layaknya tidak terjadi apa-apa. Dan melanjutkan pekerjaaan kembali.Sekian.