Cerita Sex PerawanKu

Cerita Sex PerawanKu Hilang Akibat Teman KostKu Nakal

Posted on

Cerita Sex – Seorang mahasiswi yang masih perawan diperkosa oleh teman kostnya ketika dia sedang mandi dikamar mandi kostnya.

Panggil saja aku ara,namaku Tiara Cindya Putri usia 17 tahun. Aku baru saja lulus SMA dan akan meneruskan ke perguruan tinggi. Tubuhku kecil mungil tinggi 157 berat badan 48 kg. Paras cantik imut kayak cabe-cabean gitu deh. Aku belum memiliki pacar aku menganggap semua sebagai temanku.

Pasang Iklan Pasang Iklan
Cerita Sex PerawanKu
Cerita Sex PerawanKu

Rambutku yang panjang dan pirang tubuhku yang putih layaknya perawan yang sedang beranjak dewasa. Aku senang perawatan tubuh dan wajah agar terlihat selalu cantik. Aku satu anak tunggal , bapak ibukku bekerja di salah satu kantor di Jakarta. Mereka super sibuk banget sampai kadang lupa mengurus aku.

Walaupun jarang dioerhatikan tetapi aku selalu berprestasi di sekolah. Buktinya aku masuk ke perguruan tinggi yang terkenal dan bagus. Aku males kalau harus tinggal di rumah, aku pengennya kost aja di deket kampus. Pulang ke rumah macet berangkat juga macet. Mending kost aja sekalian, orangtua juga tidak masalah aku kost.

Orangtuaku tidak pernah melarang aku semua diberikan demi aku karena anak satu-satunya. Mereka bangga dengan prestasi yang aku raih. Setelah aku diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi idaman aku,aku mencari kost dengan orangtuaku. Kost ku tidak jauh dari kampus paling kalau jalan kaki 10menit aja.

Kost putra putri sebenarnya orangtuaku tidak setuju tetapi yang kosong memang itu aja.Sementara aku kost disini dulu kalau ada yang lebih nyaman aku pindah aja. Disini terlalu banyak orang, jadi nggak punya privacy  endiri. Bu kostnya juga asal aja nggak begitu memperhatikan anak kostnya.

Jam pulang juga bebas berkunjung ke kamar orang juga tidak ada batasan waktu. Aku nggak begitu nyaman karena rame keluar masuk bebas berisik banget. Anehnya di kost berpacaran cewek masuk kamar cowok. Lama banget di dalam kamar, kalau nggak kuat godaan bisa terjerumus dalam seks bebas.

Dari dalam kamar aku melihat orang kesana kemari ciuman bergandengan tangan. Ya ampun ini kost apaan sih??? Keesokan harinya, pertama masuk kuliah setelah 3 hari masa orientasi berlalu masuk kelas juga. Dengan berpakaian yang menurutku rapi dengan rambut terurai warna pirang semua orang memandangiku.

Aku duduk disamping Nita karena kursi yang kosong hanya sebelah dia. Biasalah basa basi berkenalan dengan teman baru. Teman baruku ramah asyik , ada juga yang bikin ketawa terus. Aku yang supel mudah bergaul cepet akrab dengan teman baruku. Selain Nita, temanku ada Nayla, Riski dan Najwa. Kayaknya kita berempat klop dan cocok.

Mereka bertiga tinggal satu kost, hanya aku yang terpisah. Kost mereka juga full udah nggak ada kamar kosong lagi,

“ngomong-ngomong udah nggak ada kamar lagi ya di kost kalian?”

“penuh aku aja satu kamar sama Najwa, “ucap Nayla.

“nggak enak banget kost aku bebas keluar masuk sesuka hati berisik banget teriak-teriak, sebel banget..”

“lagian kamu kost putra putri bebas kayak gitu, ati-ati kamu Ra harus pintar jaga diri bahaya pergaulan disini lohh”, ucap Riski sambil pasang muka serius.

“tenang aja aku bisa jaga diri…”

Hari pertama kuliah tidak begitu padat hanya perkenalan aja. Kita berempat mampir ke kafe dekat kampus. Ngobrol makan minum es krim, ya emang cocok mereka bergaul denganku. Waktu udah sore banget aku harus pulang kost.,

“aku pulang duluan ya?”

“iya Ra, hati-hati ya”, ucap Nayla

Aku pulang ke kost, aku terkejut pas masuk di ruang tamu ada sepasang kekasih sedang mesum. Aku nggak berani lewat aku bersembunyi dibalik pintu. Lihatnya jijik banget kayak nggak ada tempat aja. Ceweknya juga nggak punya harga diri. Lama banget sih ngapain aja, pas aku liat lagi OMG mereka ngeseks dengan PDnya.

Memang ini kost nggak bener rasanya pengen pindah dari sini. Aku lihat pria itu memasukkan kemaluannya ke wanita itu, dengan santainya mereka sampek nggak tau kalau aku disini. Yang aku lihat pria itu menyemprotkan cairan yang keluar dari penisnya di bibir cewek itu. Rasanya ingin muntah lihat kayak gitu menjijikan sekali.

Setelah mereka mengenakan celananya kembali aku lewat tanpa melihat mereka. Masuk kamar rebahan dan masih heran dengan tingkah pasangan mesum itu. Nggak tau kenapa setelah lihat mereka aku jadi penasaran banget. Aku coba buka situs porno, ada video ada gambar-gambar mesum. Sama persis dengan apa yang mereka lakukan.

Nggak tau kenapa pas lihat video mesum itu celana dalamku basah dengan tiba-tiba. Aku takut kenapa ya, aku searching google ternyata itu namanya masturbasi. Mungkin dengan melihat video-video itu tanpa sadar aku udah terbawa suasana nafsu. Aku bergegas ke kamar mandi untuk cuci muka. Bisa-bisa aku ketularan mereka yang hobi mesum.

Gimana nggak penasaran setiap hari pemandangan mesum di depan mata. Nggak dilihat juga gimana dilihat juga bikin penasaran. Aku masuk ke kamar mandi ternyata kran air kamar mandiku mati, sial banget hari ini. Aku keluar menuju kamar mandi umum, mandi sekalian aja mumpung belum ramai orang. Aku membawa peralatan mandi dan handuk menuju kamar mandi umum yang berada di luar.

Di depan kamar mandi banyak banget sampah “SUTRA” aku baca ternyata kondom dibuang sembarangan. Ini benar-benar kost jorok layaknya disebut tempat prostitusi. Kamar mandinya sih bersih tp diluar banyak sampah berserakan. Aku mandi keramas menyalakan shower, bernyanyi seperti biasa. Aku lupa kalau lagi di kamar mandi umum teriak-teriak bernyanyi.

Tiba-tiba ada pria masuk ke kamar mandi mendobrak pintu. Aku terkejut dan takut banget karena posisiku telanjang dan basah. Lelaki iti terus memandangiku sementara shower masih membasahi tubuhku,

“siapa kamu keluar atau aku teriak..”

Baca juga : Aku Ngent0t Dengan 0rang Lain Akibat SuamiKu Jauh

“ssstttt..tenang kamu aman kalau teriak aku sakiti kamu..” ucap pria itu.

Aku takut banget dengan ancaman pria bertato itu aku berusaha mengambil handuk. Tetapi handukku dia pegang aku nggak bisa berbuat apa-apa. Dia semakin mendekatiku, aku harus lari kemana. Pria itu memelukku dengan erat , aku telanjang dia ikutan telajang. Ya ampun apa maksudnya pria itu,dia mendekap dengan erat.

Aku dan pria itu basah-basah, dengan santainya dia mencium bibirku. Aku terus berusaha menolak tetapi nggak bisa,

“Ihhh… lepaskan, sana keluar… jagan lakukan ini padaku ” ucapku sembari berusaha melepaskan ciumanya dari bibirku.

Saat itudia terus mengecup bibirku. Dadaku berdekapan dengan dadanya, payudaraku yang montok menempel di dada pria itu. kemaluan yang disebut penis itu tegang mengenai vaginaku. Aku makin nggak ngerti dengan pria ini.  Lama-lama aku terbawa suasana ntah apa yang ada di dalam fikiranku. Shower dia matikan dan aku duduk di lantai dia memainkan aku.

Menciumi dan meremas-remas payudaraku,

“ahhhhhh….” Desahan manja mulai keluar dari bibirku.

Dia mencium leher bagian-bagian sensitifku dia pegang, aku dikuasai nafsu yang besar. Baru pertama ini aku dijamah lelaki. Turun kebawah mencium payudaraku, kedua tangan memegang payudara bibirnya mengulum putting susuku,

“ahhhh…ahhhhh…….ahhhhh…..”

Aku nggak kuat dibuat Horny sama pria yang tidak aku kenal sama sekali. Terus dia bermain sesuka hatinya, aku hanya pasrah dengan situasi ini. Bisa dibilang aku menikmati setiap sentuhan tanganya. Terus mengulum putting hingga merah secara bergantian , aku semakin geli dan Horny,

“oohhhhh..ooohhhh…..” Semakin aku mendesah pria itu semakin bekerja lebih keras untuk memeperkosaku.

Aku hanya terdiam tubuhku sudah dikuasai nafsu yang sangat kuat. Ciuman bibirnya sentuhan tangannya, mengulum putting susuku. Semua terasa sangat nikmat, baru pertama dan sepertinya aku bakal ketagihan. Pria itu mencium tubuhku, pusarku dia ciumi hingga turun ke vaginaku. Vaginaku yang masih perawan masih tumbuh rambut sedikit membuat dia sangat bersemangat.

Sesekali aku melihat penisnya yang besar berdiri tegak. Jemarinya membuka bagian-bagian yang ada dalam vaginaku. jarinya menyisir setiap lipatan-lipatan vaginaku,

“akkkkhhhh….akkhhhhhh…..” tubuhku menggeliat seperti ulat.

Bibirnya mendekat di vagunaku, lidahnya menjilat selakanganku. Kakiku dibuka lebar olehnya, aku nggak tahan lagi. Menjilat bagian-bagian vaginaku, tanganku mencekeram pundaknya,

“ahhhh….ahhhhh….nggak tahan nggak kuat ahhhhh…ahhh….”

Terus meracau merasakan kenikmatan itu, cairan itu keluar dari vaginaku. Pria itu tampak biasa saja, justru semakin memainkan lidahnya. Lubang vaginaku dia jilat dengan lidahnya terasa sangat nikmat melebihi apapun,

“ahhhhh…ahhhh…ahhhhh…..”

Wajahnya berhadapan dengan wajahku, dia berada diatasku. Mau apa lagi pria itu, aku semakin nggak ngerti hanya menikmati saja. Dia menggesek-gesekan penisnya di ujung lubang vaginaku. Dia menyalakan shower dan air membasahi tubuhku. Dia berusaha memasukan batang penisnya ke lubang vaginaku,

“akkkhhh…akkhhh……..”

Ujung penisnya sudah masuk aku nggak tahan lagi. Terlihat darah keluar dari lubang vaginaku, pertanda aku sudah di perawani oleh pria itu. Semakin lama gerakan maju mundur pria itu seluruh penisnya masuk ke dalam. Mendorong penisnya hingga masuk ke dalam mentok ke rahimku. Rasanya benar-benar nikmat,

“oohhhhhh…oohhhhhhhh…oohhhh..”

Tangan pria itu memegang payudaraku meremas-remas hingga aku semakin tak kuasa. Memutar-mutar putingku tubuhku ikut bergetar. Canggih banget pria ini tangannya tetap bergerak, penisnyapun bergerak maju mundur. Mata terpejam dan tubuh menggeliat manja.  Pria itu melepas penisnya, aku berdiri kemudian pria itu menyuruhku untuk nungging.

Air yang terus mengalir membasahi tubuhku membuat suasana terasa intim.  Posisiku membelakangi pria itu badanku sedikit membungkuk ke depan. Payudaraku menggantung dengan kencang. Pria itu berusaha memasukkan penisnya ke lubang vaginaku lewat belakang. Menggesek-gesekkan biar vagina ku basah agar mudah masuk ke dalam,

“ahhhh…aahhhh…”

Kedua tangannya meremas pantatku, dia menggerakkan tubuhnya maju mundur. Tangannya mendorong maju mundur pantatku di remas erat,

“ahhhhh…ahhhhh…..”

Kemudian tangannya berpindah ke payudaraku meremas kembali,

“ahhhh….ahhhhh…..”

Cerita Dewasa – Gerakan maju mundur terus dia hingga aku lemas. Tak lama kemudian cairan sperma keluar,

“crooottttt…croooooottttt….” Masuk ke dalam terasa hangat cairan itu.

Aku tampak lemas, Pria itu mengelap handuk tubuhku. Setelah itu aku mengenakan pakaianku kembali, pria itu juga memakai pakaiannya. Dia menatapku aku hanya menunduk dia mengantarku ke kamarku. Dia pun dengan PD nya masuk ke kamarku dan tiduran. Pria itu terlihat sangat lelah, aku mencoba mengajak dia ngobrol. Namanya Ilham dia bberkuliah dia satu kampus dengan aku.

Namun dia kakak tingkatku, dia main ke kost temannya yang satu kost dengan aku. Dia mendengar dari kamar ada wanita yang sedang bernyanyi di kamar mandi. Dia langsung menuju kamar mandi dan mengajakku untuk ngeseks. Dia juga mengatakan kalau gairah seksnya itu sangat tinggi. Setiap kali sedang Horny dia harus mencari pelampiasan untuk melepaskan hawa nafsunya.

Kebetulan banget tadi ada aku yang sedang mandi, dia mendobrak masuk ke dalam.  Pria itu meminta maaf denganku aku juga memaafkannya, aku merasakan kenikmatan seperti dia. Mau diapain lagi sudah terlanjur. Sejak saat itu aku berpacaran dengan Pria itu. yang aku kenal gara-gara dia memerawani aku di kamar mandi. Hingga saat ini aku dan dia tinggal satu kamar, layaknya suami istri. Seks sudah jadi hobi kita sehari-hari dikala waktu luang. Selesai.